Tentang Peradaban
Saya teringat kembali pada siang itu. Siang ketika saya harus berdiri didepan penguji. Begitu lembar-lembar laporan KP saya di buka satu persatu dengan beberapa kalimat yang digarisbawahi. Penguji kali ini benar-benar berbeda. Satu doa yang saya ucapkan dalam hati pada saat itu, “Semoga saya tidak ‘terkapar’ dibuatnya”. Benar saja, seperti dugaan saya. Mereka seperti memaksa saya berpikir cepat dengan jawaban logis yang juga tepat. Sampai pada satu pertanyaan terpanjang yang akhirnya menguji pemikiran saya selama ini. Pertanyaan yang membuat saya merenungi perjalanan yang saya arungi di dunia.



..yang meninggalkan jejak..